Biografi Francesco Bagnaia, Pembalap MotoGP dan Murid Valentino Rossi

Atlet Biografi INSPIRATIF News Terkini TOKOH DUNIA

Francesco Bagnaia yang biasa di panggil Pecco lahir di Turin, Italia, pada 14 Januari 1997 adalah seorang Pembalap berkebangsaan Italia. Francesco Bagnaia merupakan salah satu dari tiga murid Valentino Rossi yang membalap di kelas MotoGP 2021.

Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, menjadi korban dari kotornya Sirkuit Mandalika saat menjalani tes MotoGP Mandalika 2022. Sebab, setelah menjalani sesi pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika pada Minggu (13/2/2022), lengan kiri Francesco Bagnaia mengalami memar karena terkena serpihan batu dari lintasan.

Menurut Francesco Bagnaia, kondisi lintasan Sirkuit Mandalika yang masih menyisakan batu menjadi hambatan terbesarnya saat membalap.

Sebetulnya, dia sudah merasakan hal ini sejak hari pertama tes pramusim MotoGP 2022 pada Jumat (11/2/2022).

Awal Karier

Francesco Bagnaia sukses di Minimoto dan dia memenangkan kejuaraan di Eropa MiniGP pada tahun 2009 dan menempati posisi kedua dalam kejuaraan tersebut. Dalam kejuaraan Moto3 CEV 2012 ia mengendarai Honda Moto3 NSF250R dan menempati posisi ke-3. Bagnaia juga merupakan anggota Sky Racing Team VR46.

Debutnya ajang MotoGP tercipta setelah Bagnaia menjadi juara dunia Moto2 pada 2018 dan langsung naik kelas pada tahun selanjutnya.

Pada 2019, Bagnaia resmi promosi ke kelas utama MotoGP dan bergabung bersama tim Pramac Ducati. Saat itu, ia menggantikan posisi Danilo Petrucci yang pindah ke Mission Winnow Ducati.

Meskipun menjadi tahun yang sulit bagi Bagnaia sebagai rookie, tetapi dia tetap digadang-gadang sebagai pembalap muda yang menjanjikan.

Pada tahun 2020, dia membuktikan dirinya dengan baik. Sebab, Bagnaia sukses mencatatkan tempat kedua pada GP San Marino.

MotoGP 2021 menjadi salah satu musim terbaik bagi Bagnaia. Sebab, dia mencatatkan tiga podium dan satu pole position di empat balapan pembuka musim itu.

Hal ini semakin meneguhkan status Bagnaia sebagai salah satu penantang gelar juara MotoGP 2021. Sayangnya, ia gagal tampil impresif di pertengahan musim.

Keberhasilan pertama Bagnaia menjadi pemenang MotoGP tercatat di Aragon setelah bersaing ketat dengan Marc Marquez.

Pada akhir musim, Bagnaia nyaris saja menjadi gelar apabila tak mengalami kecelakaan ketiak membalap di Misano. Namun, dua kemenangan yang dicatat pada dua balapan terakhir MotoGP 2021 mengukuhkan pembalap berusia 25 tahun itu sebagai salah satu favorit untuk gelar tahun 2022***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.