Biografi Tangmo Nida, Aktris Thailand dengan Kasus Kematian Misterius

Aktris Thailand Biografi News SELEB Terkini

Tangmo Pataritda, atau yang lebih dikenal dengan nama Tangmo Nida adalah seorang aktris cantik dan terkenal yang berasal dari Thailand.

Tangmo Patcharaveerapong adalah nama lahirnya dan telah ia ubah sebanyak dua kali, yaitu yang pertama menjadi Pataritda, lalu yang kedua menjadi Tangmo Nida, ibunya bernama Panida Sirayootyotin

Tangmo Nida lahir pada tanggal 13 September 1984 dan telah lulus dengan gelar sarjana dalam bidang kepemimpinan dalam masyarakat, bisnis, dan politik dari Sekolah Tinggi Inovasi Sosial, Universitas Rangsit.

Perjalanan Karier

Lantaran memiliki paras cantik, Tangmo Nida bisa dengan mudah masuk ke dunia hiburan Thailand. Perjalanan kariernya dimulai sejak kelas 1 SMA.

Saat itu, Tangmo ditawari menjadi bintang iklan ketika sedang berbelanja di sebuah mal. Tak pikir panjang, dia pun menerima tawaran tersebut.

Setelah menjalani tes unjuk gigi di depan kamera, dia pun mulai menjadi model iklan pada tahun 1998. Pada 2014 silam, Tangmo Nida mengakhiri kontraknya dengan Channel 7 setelah bekerja di sana selama 11 tahun. Dia kemudian memutuskan untuk menjadi artis independen.

Selama 24 tahun berkarier di industri hiburan Thailand, Tangmo Nida telah membintangi kurang lebih 38 judul drama Thailand atau lakorn.

Sebagai seorang aktris yang terkenal di Thailand, Tangmo Nida diperkiraan memiliki kekayaan bersih mencapai 4 juta dollar atau setara dengan 57 juta rupiah.

Mengutip laman arealnews.com, dia berakting di banyak film dan serial televisi seperti Melody of Love, Pard 888, Bangkok Love Stories: Innocence, Bai Mai Tee Plid Plew, Oun Ai Ruk, The Law of Mouth, XYZ, Ghost of Mae Nak, The Guardian of the Heart, dan banyak lagi. Sejumlah penghargaan lokal di Thailand pun pernah didapatnya.

Perjalanan Kisah Cinta

Meski memiliki karier cemerlang, kisah percintaan Tangmo Nida tidak berjalan mulus. Dia pernah menikah dengan aktor Phakin Khamwilaisak pada 2013. Sayangnya pernikahan itu hanya bertahan dua tahun.

Bahkan gara-gara gagal membina rumah tangga itu, Tangmo Nida sempat depresi dan melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat tidur. Saat itu, nyawanya masih tertolong karena langsung dilarikan ke rumah sakit.

Dari pernikahan itu Tangmo tidak di karuaniai anak. Tangmo Nida memiliki anak angkat bernama Easter. Easter merupakan anak kandung sahabat sekaligus manajer Tangmo, Idsarin Gatick. Spekulasi seputar penyebab kematiannya pun meliar seiring gosip yang beredar dia telah membuat asuransi dengan ahli waris Easter.

Kasus Kematian Tangmo Nida

Pada Kamis, 24 Februari 2022, Tangmo Nida dikabarkan sedang berwisata menaiki speedboat bersama manajer dan empat orang lainnya di sungai Chao Phraya. Pada pukul 22.30 waktu setempat, dia dikabarkan terjatuh dari perahu dan hilang tenggelam.

Pihak berwajib pun melakukan pencarian pada hari Jumat keesokan harinya. Jasad Tangmo Nida pun akhirnya ditemukan di dekat pelabuhan Pibul Songkhram pada hari Sabtu, 26 Februari 2022, dua hari setelah dikabarkan jatuh dari perahu.

Kasus ini pun menjadi perbincangan warganet akibat sejumlah kejanggalan yang terjadi. Laporan autopsi awal menyebutkan terdapat pasir di paru-paru Tangmo Nida.

Pada hari kecelakaan, Tangmo Nida bersama lima orang lain termasuk manajernya, Wisapat “Pasir” Manomairat dan Idsarin “Gatick” Juthasuksawat sedang menaiki speedboat.

Pemilik speedboat, Tanupat “Por” Lerttaweewit mengatakan bahwa Tangmo Nida pergi ke bagian belakang perahu untuk buang air kecil sebelum tergelincir dari kapal.

Dia melanjutkan, seorang teman wanita Tangmo Nida diduga melihat ponsel aktris itu, sementara teman yang lain memegangi kaki Tangmo Nida sebelum jatuh.

Namun dalam laporan Thai PBS World, ahli forensik menolak pernyataan Tanupat soal Tangmo Nida pergi ke bagian belakang speedboat untuk untuk buang air, pasalnya saat itu Tangmo menggunakan bodysuit. Tidak memungkinkan bagi Tangmo buang air kecil dengan pakaian itu karena sangat menyulitkan.

manajer Tangmo Nida melihat aktris itu jatuh dari kapal dan berteriak minta tolong. Manajer Tangmo kemudian dihubungi oleh Pamida Sirayootyotin, ibu Tangmo Nida, tapi dia tidak mengatakan apapun.

Letjen Pol Jirapat Phumjit mengatakan bahwa menurut analisis GPS, Tangmo Nida jatuh ke laut antara pukul 22.29 dan 22.34 PM.

Speedboat tidak berada di tempat kejadian ketika polisi tiba di sana pada Kamis. Tapi, Jirapat memastikan bahwa tidak ada barang bukti yang hilang di kapal tersebut.

Dilansir dari Get India News, Minggu (6/3/2022), manajer Tangmo Nida melihat aktris itu jatuh dari kapal dan berteriak minta tolong. Manajer Tangmo kemudian dihubungi oleh Pamida Sirayootyotin, ibu Tangmo Nida, tapi dia tidak mengatakan apapun.

Letjen Pol Jirapat Phumjit mengatakan bahwa menurut analisis GPS, Tangmo Nida jatuh ke laut antara pukul 22.29 dan 22.34 PM.

Baca juga: Sempat Viral, Polisi Thailand Selidiki Suara Pria Misterius di Video Terakhir Tangmo Nida

Speedboat tidak berada di tempat kejadian ketika polisi tiba di sana pada Kamis. Tapi, Jirapat memastikan bahwa tidak ada barang bukti yang hilang di kapal tersebut.

Kejanggalan dalam Kasus Kematian Tangmo Nida
Dilansir dari Bangkok Post, Minggu (6/3/2022), polisi menemukan luka sayatan berukuran besar di bagian paha jasad Tangmo Nida dan goresan kecil di kaki kirinya.

Polisi belum bisa memastikan darimana luka tersebut didapatkan Tangmo Nida. Pihaknya juga tidak menyebut bahwa luka didapat dari baling-baling kapal.

Adapun pada konferensi pers yang digelar di Mueang Nonthaburi, Institut Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Polisi mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menemukan apakah Tangmo Nida jatuh karena tergelincir atau didorong dari kapal sehingga tenggelam.

Baca juga: Denda Rp 2,2 Juta Menanti bagi Penyebar Foto dan Video Jenazah Tangmo Nida

Mereka menemukan luka sepanjang 30 sentimeter di kaki Tangmo Nida. Tapi pihaknya belum mengetahui apakah luka didapatkan sebelum atau sesudah Tangmo tenggelam.

Selain Tangmo Nida, seorang penumpang speedboat, Nitas “Job” Kiratisoothisathorn juga memiliki luka sayatan di bagian lengan. Polisi mengatakan bahwa luka itu bukan hasil perkelahian.

Dilansir dari The Thaiger, Minggu (6/3/2022), ibu Tangmo Nida menduga ada kekerasan yang dialami anaknya.

Kejanggalan yang terlihat seiring dengan dilakukannya penyelidikan membuat ibu Tangmo Nida, Panida Sirayutthayothin, menduga bahwa kematian putrinya bukan sebuah kecelakaan.

“Seseorang mungkin tidak senang Tangmo ada di sana,” kata dia.

Terbaru, media sosial dihebohkan dengan viralnya video yang direkam di ponsel manajer Tangmo, Idsarin “Gatick” Juthasuksawat.

Dalam video itu terdengar suara pria dari belakang layar yang tidak diketahui milik siapa.

“Bawa temanmu ke sini! Kamu bawa teman kamu ke sini!,” demikian bunyinya.

Kepolisian Thailand akan menindaklanjuti rekaman tersebut.

Surattanawee “Bow TK” Suvipron, mantan member Triumphs Kingdom, yang juga dimintai keterangan sebagai saksi pada Kamis malam menuding manajer Tangmo Nida memutarbalikan fakta.

Surattanawee mengatakan bahwa kesaksian Idsarin “Gatick” Juthasuksawat, satu dari lima orang yang ada di speedboat, tidak sesuai dengan kenyataan.

Surattanawee dan Idsarin berada di mobil selama satu jam setelah dimintai keterangan pada Kamis, tapi dia tidak mengungkap hal apa yang mereka bicatakan.

Dia marah setelah mendengar pernyataan manajer Tangmo Nida. Idsarin kemudian menghubunginya lewat telepon dan meminta maaf padanya. Surattanawee kemudian membalasnya dengan kalimat, “Kebenaran akan membebaskanmu.

Dilansir dari Bangkok Post, Minggu (6/3/2022), saat ini kepolisian baru menentapkan Tanupat, pemilik kapal dan Phaiboon pengemudi kapal, sebagai terdakwa atas kasus pengoperasian kapal tanpa izin hingga menyebabkan kematian.

Letjen Pol Jirapat Phumjit mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kelalaian siapa yang menyebabkan kematian Tangmo.

“Sejauh ini tidak ada teori yang diabaikan. Apakah itu kecelakaan atau ada hal lain di balik insiden itu, kami bertujuan membuat penyelidikan selengkap mungkin dengan bantuan bukti forensik,” kata dia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.