Ads Top

Biografi dr Tirta, Dokter Yang Kini Memilih Jadi Pengusaha Cuci Sepatu



Saat pandemi covid-19 melanda Indonesia, nama dr. Tirta Mandira Hudhi mendadak jadi terkenal, karena berbagai kiprahnya sebagai aktivis relawan kemananusian Covid-19 yang juga kerap melakukan kritik terhadap penanganan wabah corona di Indonesia.

Ia secara keras menyuarakan kritik terhadap Jubir Pemerintah Indonesia untuk penanganan Corona, Achmad Yurianto di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di TV One yang dipandu jurnalis senior Karni Ilyas. 

Pria yang rambutnya kerap berganti warna warni ini lahir di Surakarta, 30 Juli 1991. Ia adalah seorang mantan dokter Indonesia yang sekarang menjadi pengusaha jasa cuci sepatu, yaitu "Shoes and Care".

Karir

Dikutip dari berbagai sumber, dr Tirta, mengawali karirnya di bidang kedokteran, dr. Tirta sempat menjadi dokter IGD di Rumah Sakit UGM Yogyakarta. Selain itu, ia juga pernah bekerja di Puskesmas Turi.

Setelah lulus dari UGM dr Tirta mengaku bekerja di Puskesmas Turi dan Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sembari menjalani profesi di bidang kedokteran, dr. Tirta juga membuka bisnis Shoes and Care, jasa perawatan dan cuci sepatu premium.

Bisnis Shoes and Care semakin ia tekuni setelah tak lagi bekerja sebagai dokter di rumah sakit. Kala itu, tahun 2018, ia divonis menderita bronkitis akut.

Tirta Mandira Hudhi ternyata juga seorang mualaf seperti Deddy Corbuzier. Hal itu diungkapkan lulusan kedokteran UGM itu kala usai mengisi podcast sang mentalist.

"Sama2 belajar muslim melalui muallaf, sama2 ngegas, semoga ini bukan obrolan pertama kita, dan terus kolaborasi," tulis Cipeng kala berfoto bareng eks suami Kalina tersebut.

Dalam unggahan terbaru, dokter Tirta mengunggah foto lamanya kala masih praktik di Puskesmas di kampung halaman. Kala itu ia terlihat memakai alat bantu di leher karena kecelakaan kala naik motor.

Dokter Tirta cerita bahwa ia kecapekan karena kerja dan menjalankan bisnis berbarengan sampai akhirnya tertidur di motornya.

Tirta mengatakan, ia tak bisa mengimbangi waktu praktik dengan bisnis. Karenanya ia memilih mundur dulu dari bidang medis.

Tirta pun mengaku tak masalah dicap dokter gagal. Dalam pesannya, ia mengatakan bahwa membangun semua yang ia capai saat ini bukan pekerjaan mudah sama sekali.

"So buat yang bilang "dokter ga laku" "dokter gagal" Ya biarlah. Nanti juga tau sendiri hehe. Buat followers lama. Kenapa mreka loyal ama saya? Karena tau. Saya bangun semua ini ga gampang. Saya anak muda biasa2 aja. Yg kebetulan emng sukak edukasi di media sosial. Dan suka2 bagi hadiah tiap minggu."

Tirta juga memberi isyarat keinginan praktik lagi di akhir kalimat. "Kapan praktek lagi? Tenang. Nunggu bronkitis dan berbagai penyakitnsaya kembali normal."

Referensi
  1. Beri Edukasi soal Virus Corona.
  2. Menjadi Dokter di UGM.
  3. Tinggalkan Rumah Sakit demi bisnis Sepatu.
  4. Tirta Cipeng Ceruta Mualaf Sampai Disebut Dokter Gagal

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.