Ads Top

Dewi Yasin Limpo, Cerita Tragis Anggota Dewan

LAGI-LAGI anggota Dewan ditangkap lembaga antirasuah, Selasa (20/10/2015). Hanya dalam hitungan menit sejak penangkapan, media daring sudah ramai memberitakan kabar penangkapan melalui operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak tanggung-tanggung, dari tujuh orang yang ditangkap itu ada nama Dewi Yasin Limpo.

Dewi disebut melakukan korupsi untuk memuluskan sebuah pembangunan pembangkit listrik di Sulawesi Selatan. Dalam operasi tangkap tangan di sebuah mal di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, KPK menyita duit sebesar Rp1,5 miliar yang diduga sebagai fulus suap.

Dewi dikenal sebagai anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Hanura. Dewi merupakan salah satu anggota dari keluarga Yasin Limpo. Dia memiliki lima saudara yang memang cukup memiliki peran besar di Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka banyak yang menjadi pemangku jabatan‎.

Selain Dewi Yasin Limpo, terdapat Syahrul Yasin Limpo, Ichsan Yasin Limpo, Tenri Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo, dan Haris Yasin Limpo. Syharul Yasin Limpo saat ini duduk sebagai orang nomor satu di Sulsel. Dia telah menjadi Gubernur sejak 2008 dan saat ini tengah memasuki periode kedua. Tenri Yasin Limpo sendiri saat ini tengah mencalonkan diri untuk menjadi Bupati di Kabupaten Gowa. Tenri menjabat sebagai ketua DPD Golkar Kabupaten Gowa dan sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Sulsel.

Sementara, Ichan Yasin Limpo yang merupakan adik dari Syahrul Yasin Limpo adalah mantan bupati Kabupaten Gowa. Ichsan dua periode menjabat sebagai bupati. Saat ini anak Ichsan, Adnan tengah maju untuk Pilkada Gowa.

Irman Yasin Limpo saat ini tengah menjabat sebagai Kepala BKPMD Sulsel. Sedangkan saudara terakhir yaitu Haris Yasin Limpo baru saja terpilih sebagai Direktur PDAM Makassar, setelah Pemkot Makassar melakukan pemilihan direksi baru.

Sebelum menjadi anggota DPR dari Hanura, Dewi sebelumnya kader Partai Bulan Bintang. Sempat jadi caleg dari partai tersebut namun tidak sampai lolos ke Senayan. Dewi dalam sebuah kesempatan mengatakan, keterlibatannya dalam politik bukan karena sang kakak, Syahrul Yasin Limpo.

"Saya ini aktifis. Sejak mahasiswa sudah aktif di organisasi sebagai aktifis untuk mewakili perempuan di tengah kesan dominasi laki-laki dalam organisasi," sanggah Dewi.

Salah satu alasan dirinya terjun ke dunia politik, menurut Dewi, lantaran panggilan hidup. "Jadi kalau  ditanya kenapa saya berpolitik, ya itu sudah menjadi bagian dari kehidupan saya. Bagi saya politik adalah alat perjuangan untuk menyejahterakan rakyat," ungkap perempuan kelahiran Makassar 11 Agustus 1959.

Di Partai Hanura, Dewi aktif sebagai ketua harian bagian pemerintahan dan otonomi daerah. "Politik bagi saya bagaimana memberikan makna bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan nasional. Termasuk mempertahankan kesatuan nasional dengan berlandasan Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," jelasnya.

Dewi menyebutkan sejumlah organisasi yang pernah digelutinya. Di antaranya Kosgoro, Iwapi dan sejumlah organisasi yang diikutinya saat dirinya remaja. "Untuk di partai, sebelum di Hanura saya juga pernah aktif di Partai Bulan Bintang tapi tidak jadi pengurus‎. Saya hanya pernah jadi caleg di sana," ungkapnya.


BIODATA

Nama: Hj. Dewi Yasin Limpo, SE
Tempat Lahir / Tgl Lahir: Makasar / 11 Agustus 1959
Agama: Islam

Pendidikan:

SDN Takalar tahun 1966 - 1971
SMP Kartika Makassar tahun 1973 - 1974
SMA Katolik Makassar tahun 1974 - 1978
STIEM Kalpataru tahun 2005 - 2008

Riwayat Pekerjaan:

  • Pimpinan Cabang PT Rindang Bumi Utama tahun 2003 - 2014
  • Pimpinan kolsultan manajemen Peningkatan PAD Menneg Otda tahun 2001 - 2014
  • Komisaris PT Intan Permata Timur tahun 2001 - 2014
  • Direktur PT Ciptasiar Sarana Aktual tahun 1997 - 2014
  • Direktur PT Dewi Arung Lautan tahun 1997 - 2014
  • Direktur Lembaga Pendidikan Putra Jaya Bangsa tahun 1996 - 2014
  • Pimpinan Cabang PT Sumber Batu tahun 1989 - 2014
  • DirekturPT Marimba Utama tahun 1988 - 2014
  • Komisaris PT Ayudia Gaya tahun  1987 - 2014
  • Wakil Direktur CV Marimba Utama tahun 1981
  • Direktris PT Toga Gaya tahun 1981


Organisasi:

  • Dewan Pertimbangan PPK KOSGORO tahun 2013
  • Ketua DPW Forum Organisasi Kepemudaan  tahun 2013
  • Anggota DPP PPK KOSGORO tahun 2012
  • Bendum  DPP APSINDO tahun 2012
  • Ketua DPP Yayasan Putra Jaya Bangsa tahun 2012
  • Ketua DPW DNTI Sulsel tahun 2011
  • Ketua DPD Hati Nurani Rakyat (HANURA) tahun 2008 - 2011
  • Ketua DPP Wanita KOSGORO tahun  2006
  • Penasihat Yayasan Lingkar Madani tahun 2005
  • Anggota Persatuan Demokrasi Kebangsaan tahun 2004
  • Ketua DPW Wanita KOSGORO Sulsel tahun 2003
  • Ketua Dewan Penasihat DPW ARDIN tahun 1999
  • Departemen DPP Kadin tahun 1999
  • Anggota Partai Bulan Bintang tahun 1999
  • Pelindung Yayasan Titihan Respati tahun 1998
  • Bendahar DPD HILSI Sulsel tahun 1997
  • Koordinator Promosi Pengurus PSM Makassar tahun 1997

Penghargaan:

  • Tokoh Pemerhati Sosial dari Saloka Gowa tahun 2005
  • Pemrakarsa Pembuatan Ka'do Minyak Terbesar dari Muri tahun 2004
  • Eksekutif Dan Pengusaha Indonesia Berprestasi dari Yayasan Nirwana Indonesia tahun 1996
  • 100 Top Manager Wanita Dana Pengusaha dari Iwapi Pusat Jakarta , Tahun: 1995
  • Wanita Berbusana Terbaik dari Makassar tahun 1994
  • Citra Kartini Tingkat Nasional dari Ratu Ayu Jakarta tahun 1989
  • Ngadi Saliro Ngadi Busono dari yayasan Tiara Kusuma tahun 1987

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.